Hubungan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Retak, Pertemuan Gedung Putih Digelar Tertutup
Hubungan diplomatik antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengalami keretakan serius akibat perbedaan pandangan dalam penanganan konflik Iran. Isu tersebut mencuat setelah pertemuan bilateral keduanya di Gedung Putih digelar secara tertutup tanpa sorotan kamera media.
Langkah ini dinilai tidak lazim mengingat Netanyahu menghadapi agenda pemilihan umum di Israel yang dijadwalkan berlangsung pada musim gugur mendatang. Kehadiran bersama Presiden AS biasanya dimanfaatkan oleh sang perdana menteri untuk memperkuat posisi politik di hadapan para pemilih domestik.
"Trump mulai menjaga jarak karena tingkat ketidaksukaan publik Amerika terhadap kebijakan Netanyahu cukup tinggi, terutama menjelang pemilu sela di AS," tulis pengamat politik internasional dalam kolom analisisnya.
Selain faktor popularitas, ketegangan juga dipicu oleh perbedaan kebijakan luar negeri terkait Arab Saudi serta sikap Washington terhadap program rudal Iran. Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat memegang kendali penuh atas keputusan bantuan luar negeri tanpa intervensi pihak sekutu.
Meskipun aliansi strategis jangka panjang antara Washington dan Tel Aviv diprediksi tetap bertahan, para pengamat menilai masa depan politik kedua pemimpin kini berada di ambang ketidakpastian. Netanyahu dijadwalkan menghadapi sidang umum PBB di New York pada November mendatang di tengah dinamika politik global yang kian kompleks.
Artikel Lainnya
Kelompok Houthi melancarkan serangan proyektil yang menghantam Provinsi Jazan di wilayah selatan Arab Saudi pada akhir p...
Penyanyi asal Tasikmalaya, Kanaya Whulan atau yang akrab disapa Kanaya Whu, meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin...
Seorang wanita paruh baya di St. Petersburg, Florida, menjadi korban penyerangan sadis setelah seorang pelaku tak dikena...
Pengadilan Tinggi Plymouth di Massachusetts menyatakan sidang kasus pembunuhan tiga anak dengan terdakwa Lindsay Clancy ...
Departemen Kehakiman Amerika Serikat secara resmi mengajukan pencabutan kewarganegaraan terhadap 24 individu dalam gelom...