Pemkot Bandung Bentuk Lima Kampung Siaga, Perkuat Mitigasi Bencana Sesar Lembang
Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah taktis memperkuat ketahanan wilayah dengan mendirikan lima Kampung Siaga Bencana di kawasan yang rawan terdampak aktivitas Sesar Lembang. Langkah preventif ini diambil mengingat sekitar 62 persen wilayah kecamatan di Kota Bandung berada di zona rawan bencana.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat tidak boleh dipandang sebelah mata atau sekadar urusan teknis pemerintah. Menurutnya, kesadaran kolektif harus ditanamkan agar setiap warga memiliki refleks cepat dalam menyelamatkan diri.
"Kesiapsiagaan menghadapi bencana harus berada dalam konteks kultural atau pembudayaan, bukan sekadar persoalan teknis semata," ujar Farhan saat memberikan arahan di Bandung.
Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong dan prinsip warga jaga warga menjadi fondasi utama dalam meminimalkan risiko korban jiwa. Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat agar memprioritaskan tindakan penyelamatan dibandingkan merekam video untuk media sosial saat kejadian darurat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung Yorisa Sativa merinci kelima wilayah yang telah memiliki Kampung Siaga Bencana meliputi Kecamatan Mandalajati, Ujungberung, Cidadap, Sukasari, dan Coblong. Setiap lokasi kini dilengkapi Gardu Sosial, Lumbung Sosial logistik darurat, serta personel Taruna Siaga Bencana.
Artikel Lainnya
Aparat teritorial dari Koramil 0508/Purwadadi bersama warga Desa Wanakerta menggelar aksi kerja bakti membangun pondasi ...
Kejahatan dengan modus pecah kaca mobil kembali menghantui kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sedikitnya...
Puluhan warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mendadak jatuh sakit dan mengalami gejala keracunan massal setelah meng...
Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia yang berpusat di Kota Bandung. Wilayah ini m...
Persediaan darah di Kabupaten Cianjur mengalami kekosongan parah sejak sebulan terakhir akibat minimnya partisipasi masy...